Program Literasi

Program “15 Menit Membaca Senyap” 

Program ini berfokus pada pembiasaan membaca. Setiap hari sebelum memulai pelajaran pertama, seluruh warga sekolah (siswa, guru, dan staf) wajib membaca buku non-pelajaran (fiksi atau non-fiksi) selama 15 menit dalam suasana hening.

Kunjungan Perpustakaan: Menjadwalkan kunjungan rutin ke perpustakaan sekolah untuk membantu siswa menemukan dan mengakses sumber bacaan yang beragam seminggu sekali.

Pojok Baca: membuat sudut baca yang nyaman di kelas

Mading: Membuat majalah dinding untuk menampilkan karya literasi siswa, seperti puisi, cerpen, atau ulasan buku setiap sebulan sekali.

Lomba Menulis dan Membaca: Mengadakan perlombaan bulan  bahasa setiap September untuk mengapresiasi karya siswa, seperti lomba menulis cerpen, esai, atau puisi, dan lomba pidato literasi.

Diskusi Buku: Mengadakan sesi diskusi kelompok untuk membahas buku yang telah dibaca, sehingga siswa dapat berbagi pemikiran kritis dan memperkaya wawasan seminggu sekali di setiap kelas.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait